Diam menatap kejendela kepala menengadah keatas menatap langit biru berawan lalu tidak terasa airmata ini mengalir *eh kok drama sekali, bahas apa sih haha, seperti itulah contoh kegalauan ketika seseorang sedang dilema, memiliki segudang idedi dalam kepalanya tapi tidak tau harus memulai dari mana untuk menulisnya. Saya yakin banyak teman-teman yang ingin menulis tetapi juga merasakan hal yang sama, hanya cerita kegalauannya saja yang berbeda-beda. 

Bisa jadi ada yang hanya bengong, menatap kosong ke dinding sambil memainkan pena yang ada di tangannya, tidak lama teriak-teriak *kemasukan hehe becanda, mungkin ada juga yang sudah mencoba mengetik sepatah dua patah kata dilayar laptopnya tapi tidak bertambah-tambah karena berulangkali dihapus. Atau ada juga yang sudah lelah dengan kegalauannya lalu berusaha mengisi energi, mencari hiburan sejenak dengan bermain ponsel eh keterusan, dan gak jadi nulisnya entah sampai kapan. Seperti itulah contoh-contoh kegalauan orang-orang yang ingin menulis. Termasuk saya hahaha.

Menulis memang bukan sesuatu yang bisa dibilang mudah, butuh proses berpikir yang kreatif dan imajinatif, apalagi kalau bentuk tulisannya fiksi seperti cerpen atau novel. Kadang timbul tanya sampai sejauh mana para penulis-penulis terkemuka yang kita kerahui saat ini berkelana dalam dunia imajinasinya sampai-sampai mampu mengasilkan cerita-cerita yang keren, ada yang dikerjakan sampai bertahun-tahun lamanya dan pada akhirnya berhasil mamemporak-porandakan perasaan para pembacanya, contohnya novel-novel karya Bunda Asma Nadia, Hehe by the way saya salah-satu fansnya. Begitupula tulisan-tulisan non fiksi tentu membutuhkan proses yang tidak mudah untuk berani menghasilkan karya yang bisa dibaca oleh orang banyak. Tetapi dari karya-karya para penulis terkemuka tersebut seharusnya tidak menjadikan surutnya niatan kita untuk mulai menulis, justru harus menjadi motivasi dan penyemangat kita. Sebab kita bisa mengambil tips-tips kepenulisan dari mereka.

Berbicara tentang tips, saya akan membagikan tips yang saya dapatkan dari penulis terkemuka, idolaku juga yang kunonton saat live di Instagram yaitu Bunda Asma Nadia dan Kakaknya Bunda Helvy Tiana Rosa semoga bisa menjadi penyemangat juga untuk kita, Bunda Asma Nadia mengatakan bahwa ada 3 tips untuk mulai menulis:

PertamaKita harus banyak membaca” karena lewat membaca kita bisa belajar hal-hal baru, misal dengan membaca karya-karya penulis terkemuka kita bisa mempelajari teknik-teknik kepenulisan mereka. Hmm sepertinya stok buku bacaan harus bertambah nih, asal bukan bukunya saja yang bertambah tapi juga di baca hehe.

Kedua “Kita harus asah terus kepedulian” karena jika kita tidak peduli dengan lingkungan sekitar dari mana kita bisa membuat tulisan bagus dan dapat memberi manfaat untuk para pembaca, ide-ide pun juga muncul lewat peristiwa-peristiwa yang terjadi dilingkungan sekitar kita. Dengan peduli terhadap sesama kita dapat memperoleh energi yang tidak ada habisnya. Mungkin kita harus peka ya, jangan kayak si doi yang gak peka haha.

Dan yang ketiga “Bergabung dalam komunitas menulis” lingkungan memang sangat mempengaruhi, berjamaah memang keren hehe. Memiliki hobi yang sama tentu sangat menyenangkan dan membangkitkan semangat untuk terus menulis. Selain kita bisa saling mengoreksi setidaknya sejelek apapun tulisan kita tetap ada yang baca hehe dasar.

Tips-tips menulis seharusnya sangat mudah kita dapatkan saat ini, siapa yang tidak kenal Instagram atau Facebook, para penulis hebat bisa kita temukan disana. Cukup ikuti mereka dan kita bisa mendapat referensi-referensi kepenulisan dari postingan-postingannya. Action memang butuh perjuangan dalam sebuah blog mengatakan bahwa meski kita tidak tau harus menulis apa tetaplah menulis hahaha. Oh ya, jadi teringat waktu kuliah, salah seorang dosen saya mengatakan bahwa “Menulislah, Jangan pernah takut untuk menulis”. Wahh baik terimaksih pak, kata-kata bapak saya ingat sampai sekarang.

Okee, jadi intinya kita harus mulai menulis, kalau tidak mulai tidak akan jadi, terkhusus untuk diriku sendiri juga yang masih suka galau dan bingung harus memulai dari mana pada akhirnya jadilah tulisan ini. Semoga semangat terus mengiringi kita agar tetap berusaha dan konsisten menghasilkan karya tulis yang dapat memberi manfaat untuk orang banyak. Tetap semangat belajar, tidak ada kata terlambat dan tak lupa kita niatkan semata-mata untuk mendapatkan Ridho Allah Subahanallahu Wata’ala.

*Berkarya dengan cinta